Dalam kerapuhanku Kau tegarkanku dalam hidup Dalam kesendirianku Kau temaniku dalam canda Dalam kekosongan jiwaku kau isi denagan tawa riangmu Kau bingkai hati Membalut Jiwa dengan kecintaan Membungkus keindahan dengan asa kau bingkai hatiku yang menegarkan saat lemahku Kau adalah raga yang terpisah karena jiwamu tlah membingkai hatiku
Teman Jika kau tahu tentang Cinta Katakan padaku bagaimana Jatuh Cinta? Teman Jika kau tahu bagaimana Rasanya Cinta Katakan padaku seberapa manis atau pahit Cinta itu? Teman Jika kau tahu bagaimana tetang Cinta Katakan padaku seperti apakah Cinta itu? Karena tak pernah ku tahu, tak pernah ku mengerti Bagaimana Jatuh Cinta.................... Karena aku Hidup dengan Cinta Hingga tak pernah ku tahu Bagaimana JATUH Cinta..
Hari ini mungkin aku anggap indah, karena aku semalam mimpi dia lagi. Entah ada apa dengan semua ini tapi aku yakin setiap mimpi ada Hikmah dan Firasat yang mungkin akan terjadi dalam kehidupan aku. Apa kalian semua tahu?...mimpi terkadang menjadi sebuah gambaran yang kadang terjadi di lingkungan kita. Alhamdulillah...atas Anugerah itu. Aku memimpikan dia memberikan seorang Bayi buat aku agar aku menyusuinya. Kata orang seorang bayi adalah Rezeki...Puji Syukurku atas Anugerah ALLOh jika kiranya nanti benar begitu. Yang ku tahu dan aku rasakan saat ini, harapan baik atas semua yang memang nanti akan terjadi... Jelang esok ku aku akan mberusaha jadi yang terbaik...bukan karena mimpi dalam lelap tidurku tapi juga mimpi-mimpi dalam nyataku yang ingin ku ukir lewat rangkaian waktu yang telah aku lalui dan mewujudkannya dalam genggaman tanganku untuk ku persembahkan SPECIAL buat Bapak SIMBOK di kampung halaman terindahku........... Keep Smile...... Tetap semangat.....
Perjalanan waktu tlah membawamu pergi Merenggutmu dari hidupku Aku resah tanpamu Aku gelisah tanpamu Apa kau tak merasakan itu.....??? Perjalanan waktu mungkin tlah menghapusmu dari mataku Tapi kamu harus tahu...!! Waktu tak kan pernah menghapusmu dari hatiku Waktu takkan pernah merenggutmu dari hatiku Tanpamu disini aku akan tetap mencintaimu Tanpamu disini aku akan tetap menyayangimu Tanpamu disini aku akan tetap merindukanmu Tanpamu disini aku akan tetap menyanjungmu Tanpamu disini aku akan tetap menunggumu Sampai kau benar-benar tahu Sampai kau benar-benar pahami Kesetiaanku terpatri.... Dan ku buktikan aku menantimu disini Di sudut kota saat kita makan bersama Aku Merindukanmu HEN.....!!!
Terhanyutku dalam sebuah kisah Terlena aku terbuai....menghayatinya Seperti itukah indahnya cinta Semua kisah itu seperti mengisi seluruh impianku Sebuah perjuangan yang indah Sebuah kesaksian yang indah Mungkin seperti itulah Indahnya Cinta Cinta kepada Alloh Cinta kepada Orang tua Cinta kepada seluruh keluarga, sahabat Cinta kepada seluruh Alam dan isinya Cinta yang begitu Agung Kesucian cinta yang begitu Agung Keindahan Cinta dunia dan akherat Betapa Alloh SWT sangat mempercayainya Alloh SWT memberikan ILHAM seindah itu KETIKA CINTA BERTASBIH.... Kisah keindahan cinta yang tak terlukis Cinta yang sempurna... Semoga kecintaan dan do'a penggemar Menambah semangat untuk terus.. Terus...dan terus.... Berkarya ....mengukir keindahan cinta.. Semoga ALLOH SWT mengabulkan dan seluruh Malaikat serta seluruh isi Alam semesta turut Meng-AMIIN-ni
Sabtu sore itu.....mungkin akan jadi hal yang paling memalukan sekaligus kekonyolan. Gimana enggak?... Begini ceritanya...sepulang kerja aku jalan-jalan sama temen sekantor aku, biasa kegiatan kaum perempuan gak jauh-jauh dari baju yang sedang big sale...kalo lagi diskon kan lumayan... sisanya bisa buat makan-makan hehehe....tapi yang lucu mah bukan itu...,begini pas ada di stan-stan baju biasa mata pasti jelalatan cari tulisan DISKON yang paling tinggi, trus mata aku nyangkut pada sederetan hanger dengan kaos krah tapi yang membuat aku tertarik bukan diskon yang terpampang tapi motif-motif kaos itu ( Motif Garis-garis ), aku mulai melihat satu persatu dan seorang penjaga stan Mulai beramah tamah " Silahkan diskon 20%, ada yang bisa saya bantu?"...aku jawab " ya ..mbak saya lihat-lihat dulu ya." aku masih asik memperhatikan kaos-kaos yang aku pas satu persatu dengan senyum-senyum sendiri...kemudian aku mulai melihat yang di pakai manekin aku perhatiin....mungkin karena terlalu lama aku berada di tempat itu sang penjaga stan menghampiri saya lagi " Pilih yang mana ?". aku tetap jawab " ntar dulu ya mbak..." si penjaga stan mulai agak jengkel " Maaf mbak...dari tadi saya perhatiin kok setiap liat manekin itu mbak tersenyum sendiri, sebenarnya tertarik sama kaosnya? apa naksir sama manekinnya mbak???"...temenku langsung nyeletuk..." biasa mbak...kalo hari malam minggu suka kumat suka senyum-senyum sendiri." kita akhirnya tertawa bersamaan...trus aku jelasin untuk menutupi rasa malu " Gini Lho mbak pacarku tuh jauh di luar kota, dan dia suka banget model dan motif kaos kayak gini, jadi setiap aku liat seperti aku jadi kebayang kalau seandainya dia yang pakai..." ee...malah dia nyeletuk lagi " lagi kangen ya..mbak, hati-hati mbak asal manekinnya jangan sampai di tarik di ajak pulang aja hehehe...." aku cuma bisa cemberut sambil narik temen aku keluar dari stan itu
Pilihkan aku Waktu agar aku bisa mencari sosokmu Pilihkan aku kesempatan agar aku bisa menatapmu pilihkan aku peluang agar aku bisa mendengarkan sapamu lagi...lagi...lagi...dan lagi..
Hari tlah menguburku dalam kepiluan Hari tlah membenamku dengan keresahan Hari tlah memberiku kehampaan jiwa
Apakah kamu benar-benar tlah meninggalkan ku Atau aku yang sebenarnya tlah berlari sedangkan seharusnya aku mengikutimu dengan berjalan
Tadi...hari ini .... kerinduankupun belum juga sirna meski suaramu tlah memberi ketengan hati tapi aku masih disini dalam rasa terperangkap dalam kerinduan kerinduan akan hadirmu kerinduang akan teduh tatapmu
Aku disini akan menantimu di pintu hati dan rumahku aku mohon ... Jangan tinggalkan aku dan hidupku...
meski waktu itu hanya sesaat tetapi sesaat tlah mengukir hatiku
untukmu.. sang Misteriusku ku menantimu dengan rinduku..
Senyummu samar terulas dibibir Tenang dan teduh... Mengundang Angan dan mimpi.. untuk bersandar di bahumu Ringan gerak langkahmu Menghancurkan seluruh harapan.... Harapanku untuk mencari sosok yang lain Karena disudut mataku.... Disisi ruang hatiku... Yang ada hanya seulas senyum itu Senyum yang selalu mengisi Ruang -ruang jiwa Di setiap hariku
Tapi kekecewaanku terhadapmu adalah semua sikapmu... Sikapmu membuat aku merasa tak Nyaman
Sikapmu yang terus memojokkan aku membuat hatiku berontak Sikapmu justru memaksaku berlari dan terus berlari dari mu... Aku ingin di cintai dengan logika.... Aku tak ingin di cintai karena keharusan... Kau benar- benar membuat aku gamang...tak berarah...
Aku mengagumimu karena kepintaranmu... Tapi ...aku tak mampu mencintaimu... Karena setiap saat kau hanya bicara keibaan...
Dan kau terhanyut dalam masalalu kelammu... Kamu tau aku bukan seseorang yang mampu Menyembuhkan luka masalalumu... Yang ku inginkan saat itu adalah membiarkan mentari bersinar Dari redup dan lama kelamaan akan bersinar terang.... Seperti bunga dia akan kuncup kemudian berkembang Tapi kamu membuat hatiku Seperti tumbuhan yang baru akan tumbuh
Kemudian terpanggang matahari....
Perasaan ini aku gali dan aku cari..
Tapi sebelum semua mampu aku rasakan....
Kau mendesakku begitu bertubi...
Dan itu menghancurkan aku...
Menghancurkan semua perasaanku... Kepulanganku kemarin ...Itu kenekatanku....memaknai hidupku....
Meski semua berakhir ...tak seperti yang kau harapkan..
Setidaknya untuk aku pribadi....
Aku sangat menghargai dan menghormati
Semua niat baik dan ketulusanmu....
Aku hanya Perempuan biasa
Yang terlahir dari rusuk Adam
Tempatku disisi hati...bukan di ujung dahi
Kau kelihatan lemah disisihku
Sedangkan yang seharusnya aku lemah karena tatapmatamu
Tenggelam dalam lelap Mengembara dalam maya Keterbiasaan yang tlah mutlak Yang diinginkan dan yang tidak Semua terjadi tak terkendali Tapi ketenangan kembali meraja Kala fajar menyapa Menyadarkanmu dalam Nyata Tersenyum tanpa duka Tersirat dalam bulir-bulir sinarnya Memberikan semangat baru Yang menyusup dari sudut mata Dan berkata" Selamat pagi Mas Aji Semoga hari ini lebih indah dari sebelumnya, Karena ada aku yang menyapamu".
Seulas senyum itu tersungging Selalu melintas disudut mataku Membuat aku ingin membalas untuk tersenyum Keteduhan matamu seperti kekosongan ... Keresahan di setiap gerakmu seperti ketidakinginan hati.. Engkau bagai misteri..... Misteri yang tak ingin aku bagi.... Entah kenapa aku begitu memujimu Mungkin karena kesantunan yang kau sandang Mungkin juga karena kerinduanku akan kata yang ingin kau ucap... Wahai sang pemilik senyum tidakkah kau merasa... Senyummu menghanyutkan rasa....Senyummu memberi warna ... Seyummu melekat di setiap pelupuk mata yang melihatnya... Wahai sang pemilik senyum ... Otakku melayang mengukir kata untuk senyummu... Wahai sang pemilik senyum... Benarkah hatimu sedingin senyummu yang sebenarnya begitu manis...
Keindahan sebuah senyum…., seperti hangatnya mentari pagi yang menyusup dedaunan…Indahnya tatap mata…, seperti kerlip bintang dalam kegelapan yang memancarkan binar –binar yang terus bergulir-gulir bagai mutiara. Indahnya cinta ketika jiwa penuh dengan ketulusan tanpa batas dan gerak langkah yang sesuai titahNya.